Mata Kucing

By

Mata kucing adalah salah satu permata hidup yang membuat pemilik kucing senang berlama-lama memandangnya. Mata kucing memiliki pola iris dan pupil mata yang unik. Dan mata kucing memiliki kemampuan spesial yang tidak dimiliki oleh manusia. Misalnya, kucing dapat melihat dalam kondisi minim cahaya dan periferal penglihatan kucing jauh lebih luas daripada manusia. Maka dari itu, mata kucing mengagumkan.

Melalui artikel ini, kami akan mengupas lebih lanjut tentang fakta-fakta menarik terkait mata kucing. Berikut 7 fakta menarik tentang mata kucing yang belum kamu tahu.

1. Mata Kucing Tidak Bisa Melihat di dalam Kegelapan

Biarpun kucing termasuk hewan malam (nocturnal), namun kucing tidak bisa melihat di dalam kegelapan total seperti kelelawar atau burung hantu. Jadi, mata kucing tidak bisa melihat menembus kegelapan.

Lalu, kenapa kucing bisa bergerak lincah saat berburu di malam hari? Itu karena pada malam hari tidak sepenuhnya gelap gulita tanpa cahaya. Jika kamu perhatikan, pada malam hari masih terdapat cahaya bulan, lampu hingga pantulan sumber cahaya lain. Dengan kondisi itulah, kucing bisa melihat benda di sekelilingnya dengan jelas.

Artinya, kucing tidak bisa melihat di dalam kegelapan total. Di ruang gelap gulita tanpa cahaya. Di dalam kardus yang terisolasi cahaya, kucing tidak dapat melihat sekelilingnya.

Alasan kenapa kucing bisa melihat di malam hari karena kucing memiliki penglihatan malam yang jauh lebih baik daripada manusia. Kucing dapat melihat dalam kondisi cahaya redup karena jumlah sel batang pada mata kucing sangat banyak. Sel batang pada mata kucing berfungsi untuk meningkatkan kemampuan penglihatan kucing dilingkungan yang minim cahaya.

Penelitian terkait kemampuan penglihatan mata kucing di dalam kondisi minim cahaya telah dilaporkan oleh Nickolay Lamm. Nickolay Lamm berkonsultasi dengan profesor dari University of Pennsylvania mengungkap kemampuan misterius mata kucing tersebut. Dan akhirnya, benar. Kucing dapat melihat dengan baik di tempat minim cahaya karena mata kucing memiliki jumlah sel batang yang banyak.

2. Kucing Tidak Buta Warna

Banyak orang mengira bahwa kucing menderita buta warna. Tapi, nyatanya tidak. Kucing tidak buta warna. Menurut Ryan Llera, DVM, kucing tidak menderita buta warna, dia hanya melihat spektrum warna yang berbeda dengan penglihatan manusia. Artinya, mata kucing tetap bisa membedakan warna, tapi jangkauan warna yang bisa mereka tangkap tidak seluas mata manusia.

Menurut penelitian Ryan, mata kucing dapat membedakan warna biru dan abu-abu dengan sangat akurat. Namun, kucing kesulitan dalam membedakan warna merah. Artinya, mata kucing memiliki daya tangkap warna yang berbeda dari manusia. Bisa dibilang mata kucing tidak sepeka mata manusia dalam menangkap variasi warna.

3. Pupil Mata Kucing Sangat Sensitif Terhadap Cahaya

Fakta menarik lainnya tentang mata kucing adalah pupil mata kucing sangat sensitif terhadap perubahan cahaya. Jika kamu perhatikan dari dekat, pupil mata kucing akan melebar dan menyempit dengan kecepatan yang ekstrem. Sangat cepat sekali. Dan kecepatan perubahan pupil mata kucing jauh lebih cepat daripada perubahan pupil mata manusia. Ini karena mata kucing lebih sensitif terhadap cahaya.

Kucing termasuk hewan malam (nocturnal) yang bertahan hidup dengan berburu. Pada saat berburu, kucing akan menghadapi berbagai lingkungan dengan intensitas cahaya yang berbeda-beda. Kemampuan mata kucing beradaptasi dengan cahaya sangat diperlukan untuk berburu.

Dan sifat genetik inilah yang membuat mata kucing memiliki jumlah sel batang sangat banyak. Sehingga, sel batang dalam mata kucing dapat mengarahkan pupil mata kucing untuk beradaptasi dengan cepat pada berbagai kondisi pencahayaan. Karena hal tersebut, kamu kadang melihat pupil mata kucing melebar dan menyempit dengan sangat cepat.

4. Mata Kucing Bisa Menunjukkan Emosi Kucing

Selain menjadi alat bantu penglihatan, mata kucing juga bisa menjadi indikator perubahan emosi pada kucing. Baru tahu? Sama, hehe. Ternyata, pemilik kucing bisa mengetahui perasaan emosional kucing dengan cara mengamati mata kucing kesayangannya.

Coba perhatikan ekspresi kucing dan pupil kucing. Kucing yang mendadak menunjukkan pupil lebar dengan ekspresi ceria, menunjukkan kucing sangat gembira. Kucing yang menunjukkan pupil lebar dengan ekspresi serius menunjukkan rasa ketakutan. Artinya, perubahan pupil mata kucing secara mendadak menunjukkan peningkatan emosional pada kucing. Entah itu, peningkatan rasa bahagia atau ketakutan.

Di sisi lain, saat pupil mata kucing tiba-tiba mengempit tanpa sebab yang jelas, itu menunjukkan emosi marah. Artinya, kucing marah akan menunjukkan pupil mata yang kecil dan menyempit. Itu ekspresi mata untuk kucing marah.

5. Mata Kucing Bisa Belekan

Mata kucing bisa terserang infeksi mata hingga mengalami belekan. Tidak hanya mata manusia saja yang bisa terserang belekan, ternyata mata kucing juga bisa belekan. Penyebab mata kucing belekan karena infeksi bakteri dan virus.

  • Bakteri penyebab kucing belekan adalah bakteri Chlamidia Psitacii.
  • Virus penyebab kucing belekan adalah virus feline herpes.

Bakteri dan virus yang menginfeksi mata kucing akan menimbulkan peradangan. Peradangan pada mata kucing akan memicu sistem imun kucing untuk melakukan perlawanan. Apabila sistem imun kalah dalam melawan bakteri atau virus, maka muncul cairan berwarna kuning-kehijauan yang kental. Cairan kental tersebut akan membuat mata kucing lengket dan sulit untuk dibuka. Orang-orang menyebut gejala ini sebagai mata kucing belekan.

Pada infeksi ringan, sistem pertahanan tubuh kucing dapat membasmi bakteri dan virus dalam hitungan hari. Tapi, pada infeksi berat, pemilik kucing harus memberikan bantuan pengobatan. Karena saat infeksi sampai merusak bola mata kucing dan saraf mata, kucing bisa menderita kebutaan total.

Kamu bisa membeli obat mata kucing belekan di petshop atau marketplace. Pilih saja obat mata kucing yang bisa membasmi bakteri Chlamidia dan virus feline herpes. Jika kamu bingung dalam memilih merek obat mata kucing yang tepat, kamu bisa menggunakan rekomendasi obat mata kucing ini.

Berikan obat mata kucing saat gejala mulai terlihat, jangan menunggu sampai mata kucing meradang baru diobati. Kalau terlambat bisa berakibat fatal.

6. Mata Kucing dapat Menginformasikan Ketulian

Pernah melihat kucing berwarna putih salju dengan warna mata biru berlian yang cantik tapi nyebelin? Dipanggil nggak pernah membalas. Terkesan acuh. Dan tidak mau mendengarkan perintah majikannya. Bikin, naik pitam pemiliknya.

Stop, jangan marah dulu. Kemungkinan kucing kamu bukan acuh ataupun egois. Mungkin dia mengalami kelainan genetik. Secara umum kucing memiliki warna mata cokelat, kuning emas, dan hijau. Tapi, saat mengalami kelainan genetik, kucing bisa memiliki warna mata biru dan odd eye (dua warna).

  • Kucing putih yang memiliki mata biru memiliki kelainan tuli pada telinganya.
  • Kucing putih yang memiliki dua warna mata berbeda (biru, kuning) berarti kucing tersebut mengalami kelainan genetik bernama heterochromia. Kucing yang menderita heterochromia memiliki kelainan tuli pada telinga sisi mata berwarna biru.

Dengan mengetahui, warna mata kucing, kamu bisa mendeteksi penyakit tuli pada kucing. Cara ini hanya akurat saat kucing telah beranjak dewasa. Saat kucing masih berusia dini, semua anak kucing memiliki mata biru karena perkembangan mata kucing belum maksimal. Jadi, kamu belum bisa mendiagnosis kelainan genetik secara tepat.

7. Semua Anak Kucing Memiliki Mata Biru

Semua anak kucing yang baru dilahirkan memiliki mata berwarna biru. Namun, seiring bertambahnya usia, warna mata anak kucing yang asli akan terlihat. Warna mata anak kucing yang asli akan mulai terlihat saat anak kucing berusia 4-6 bulan. Dan semakin jelas, saat anak kucing berusia 9-12 bulan.

Perubahan warna mata kucing dari biru menjadi kuning keemasan, cokelat, hijau adalah proses perubahan yang alami. Itu tandanya kucing sehat secara genetik. Tapi, kalau mata kucing saat dewasa berwarna biru, atau belang sebelah (odd eye) tandanya kucing mengalami kelainan genetik.

Jadi, jangan takut kalau mata anak kucing berubah dari biru menjadi kuning saat dewasa. Itu hal yang wajar dan sesuai kodrat alam. Karena itu merupakan proses pertumbuhan kucing yang alami.

Demikian 7 fakta menarik tentang mata kucing. Apabila ada yang kurang jelas, silakan tinggalkan pertanyaan melalui kolom komentar di bawah ya.

Tinggalkan komentar