Senjata adat Papua

By

Senjata adat Papua adalah salah satu senjata yang membuktikan bahwa budaya yang ada di daerah Papua masih terjaga dan dilestarikan.

Keunikan dari bentuk senjata adat itulah juga menjadikan suatu identitas dan ciri khusus yang membedakan adat dari Papua dengan adat istiadat lain.

Menjadi satu kesatuan dalam sebuah negara dengan berbagai macam perbedaan sudah menjadi hal yang biasa untuk kita masyarakat Indonesia.

Namun kita yakin jika kita bisa bersatu dengan semboyan “Bhinneka Tunggal Eka” Berbeda-beda tetap satu jua.

Kembali ke awal pembicaraan, bahwa daerah Timurnya Indonesia ini memiliki beberapa suku diantaranya, yakni :

  • Suku Asmat
  • Suku Dani
  • Suku Biak
  • Suku Kamoro
  • Suku Waropen

Dari suku tersebut senjata adatnya memiliki ciri khas yang berbeda dan menggambarkan alam yang berada di sekitar lingkungannya.

Adapun penjelasan lengkapnya, ada di bawah ini!

Senjata Tradisional Papua

Nah, Senjata tradisional ini saya cantumkan juga pada artikel ini, sebab senjata tradisional selain sebagai alat perang dan berburu juga sebagai pelengkap pakaian adat Papua.

Ini dia senjata yang dimiliki oleh Papua :

1. Senjata Tradisional Tombak

Menurut sharingconten.com, bahwa senjata pertama yang sering digunakan oleh masyarakat Papua yakni tombak. Berfungsi sebagai alat berburu hewan yang jaraknya jauh.

Senjata tersebut terbuat dari  kayu dan batu yang ujungnya tajam, bahkan ada pula yang menggunakan tulang sebagai mata tombak.

Tidak hanya itu alat ini mulai berkembang kini mata tombaknya terbuat dari logam.

Uniknya juga mata tombak ini ditaburi racun yang sangat mematikan dan melumpuhkan mangsa.

2. Senjata Tradisional Busur dan Anak Panah

Senjata ini bisa dikatakan senjata paling utama bagi masyarakat Papua yaitu busur dan anak panah. Seperti senjata lainnya untuk menangkap hewan buruan dan berperang.

Senjata tersebut memiliki 3 macam bahan sekaligus yaitu kayu, bambu dan tulang yang diruncingkan. Ujung mata anak panah juga diberi racun untuk mematikan lawan.

3. Senjata Tradisional Kapak

Kapak adalah senjata masyarakat Papua yang bermanfaat sekali bagi para petani. Biasanya untuk bertani dan juga untuk membuka jalan menuju hutan.

Perbedaan dari kapak pada umumnya senjata tradisional kapak ini terbuat dari dari rotan dan mata kapaknya terbuat dari batu yang sangat tajam.

Yah usia sudah artikel yang membahas tentang pakaian adat Papua yang dilengkapi juga senjata tradisionalnya.

Keragaman kebudayaan tidak sebatas itu kawan masih ada lagi yang lainnya seperti rumah adat Papua, Alat Musik Papua dan sebagainya.

Aksesoris Pakaian Adat Papua

1. Rok Rumbai

Ketiga pakaian adat di atas masih dilengkapi juga dengan aksesoris seperti rok rumbai.

Rok rumbai tersebut terbuat dari daun sagu kering yang tersusun rapi untuk menutupi bagian bawah tubuh mereka.

Namanya sih rok yang biasanya dipakai untuk wanita, namun rok rumbai ini dipakai oleh pria juga.

Unik sekali kan! Masih ada lagi aksesoris lainnya ini dia

2. Hiasan Rumbai pada Kepala

Untuk menghias kepala, orang Papua menggunakan rumbai – rumbai yang dengan bentuk menyerupai mahkota.

Rumbai/mahkota kepala yang dikenakan oleh orang Papua ini tidak seperti ikat biasanya yang terbuat dari kain namun, masih tetap menjaga keaslian dari hasil alam.

Hiasan kepala tersebut terbuat dari bahan ijuk, bulu burung kasuari, atau juga anyaman daun sagu.

3. Pernak-Pernik Pakaian Adat Papua

Pernak-pernik atau hiasan yang dipakai untuk melengkapi baju adat Papua ini sangatlah unik juga yang memanfaatkan hasil kelautan dan hutan.

Inilah yang dipakai oleh mereka untuk membuat pernak-pernik yakni Gigi Anjing dan Taring Babi.

Gigi anjing  digunakan oleh mereka sebagai kalung, sedangkan taring babi ditempatkan di bagian lubang hidung.

4. Tas Noken

Tas noken juga merupakan kelengkapan dari pakaian adat Papua. Tas noken terbuat dari kulit kayu yang dianyam dengan rapi.

Tas ini memiliki fungsi sebagai penyimpanan buah, umbi-umbian, sayur-sayuran dan hasil buruan seperti burung, kelinci dan tikus.

Cara menggunakan tas noken sendiri dengan cara dikaitkan pada kepala maupun hanya diselempangkan. Tas noken ini sangatlah populer bagi Suku Asmat dengan sebutan Esse.

Sekian dari artikel saya tentang senjata adat Papua semoga bermanfaat untuk kalian dan terutama saya sendiri.

Semoga bertambahnya ilmu kita tentang kebudayaan dan kesenian Indonesia menambah kecintaan pada negeri sendiri.

Tinggalkan komentar