10 Tempat Wisata Terbaik di Banyuwangi (Update 2022)

By

Banyuwangi dikenal sebagai persinggahan para wisatawan dari Pulau Jawa ke Pulau Bali, dan sebaliknya. Selagi singgah, tak ada salahnya explore kota kecil ini. Karena, sebenarnya Banyuwangi punya banyak sekali lokasi wisata menarik. Mulai dari pantai eksotis, hutan misterius, hingga taman hijau menyegarkan. Masing-masing tempat wisata punya pesona berbeda-beda yang sayang untuk dilewatkan. Siap bertualang? Berikut 10 rekomendasi tempat wisata terbaik di Banyuwangi:

1. Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah, Banyuwangi (kredit foto: instagram.com/wisatakabupatenbanyuwangi/)
LokasiDusun Pancer, Sumberagung, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Cek di Google Maps)
Jam bukaSenin – Minggu, 08:00 – 16:00 WIB
Harga tiket masuk (HTM)Rp10.000/orang
Rating ulasan4,5/5.0 – 12,748 ulasan Google
Rute menuju tempat wisata dari Banyuwangi1 jam 43 menit (70.1 km) via Jl. Nasional III
Objek wisata menarik di sekitar tempat wisataPemandangan sunset, Pulau Merah, pura Pulau Merah

Pantai Pulau Merah wajib ada di dalam bucketlistmu saat berkunjung ke Banyuwangi. Pantai yang berlokasi di daerah Selatan Kabupaten Banyuwangi ini memiliki ombak yang pas untuk peselancar pemula. Jadi, buat kamu yang baru belajar surfing bisa langsung ke sini.

Akses jalan menuju Pantai Pulau Merah juga terdiri dari aspal mulus. Sehingga, mobil dan sepeda motor bisa mencapai area pantai dengan mudah. Parkir kendaraan di sini juga sangat luas.

Keindahan Pantai Pulau Merah juga tak kalah dari pantai di Pulau Bali. Hamparan laut biru dengan ombak khas Laut Selatan seakan menantang jiwa petualangmu. Kamu bisa menyusuri bibir pantai berpasir kuning kecokelatan yang sangat luas.

Di pinggir pantai terdapat fasilitas sunbed dan payung parasol. Cocok untuk kamu yang ingin bersantai sambil menikmati keindahan pantai. Kamu juga bisa menikmati aneka makanan dan minuman di warung yang tersedia. Sayangnya, fasilitas toilet sulit ditemukan.

Kamu bisa camping di sini atas izin warga sekitar. Kamu bisa menyaksikan keindahan sunset dari tendamu. Di sekitar pantai terdapat pepohonan rindang untuk berteduh saat siang. Sejumlah warung dan area makan yang luas bisa dikunjungi. Jadi, pantai ini sangat cocok untuk tempat wisata keluarga maupun honeymoon.

Nama “Pulau Merah” sebenarnya berasal dari julukan untuk pulau hijau yang ada di dekat pantai. Katanya, pulau tersebut memiliki hamparan pasir berwarna kemerahan yang sangat cantik. Ada banyak mitos seputar pulau tersebut yang menarik.

Di pulau tersebut, terdapat pura yang masih banyak dikunjungi masyarakat beragama Hindu. Kamu bisa mampir ke pulau tersebut saat air sedang surut. Pantai ini juga dibentengi gugusan bukit karang dari gempuran ombak Hindia yang ganas. Makanya, ombak di pantai ini relatif lebih ‘jinak’ dibandingkan di pantai Selatan lainnya. Tapi, jangan berenang di sini ya. Karena, cukup banyak arus bawah yang berbahaya.

2. Taman Blambangan

Taman Blambangan, Banyuwangi (kredit foto: instagram.com/fotgrafi_/)
LokasiJl. Diponegoro No.2, Kepatihan, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Cek di Google Maps)
Jam bukaSenin – Minggu, 24 Jam
Harga tiket masuk (HTM)Gratis
Rating ulasan4,5/5.0 – 9,264 ulasan Google
Rute menuju tempat wisata dari Banyuwangi4 menit (1.8 km) via Jl. Dr. Sutomo
Objek wisata menarik di sekitar tempat wisataLapangan basket, area skateboard, kanopi bambu, jogging track, fasilitas fitness

Taman Blambangan jadi lokasi wisata ikonis dan gratis yang wajib kamu kunjungi. Alun-alun rakyat ini berlokasi di samping Pasar Banyuwangi. Lokasinya yang ada di tengah-tengah kota membuat taman ini mudah dicapai. Kamu bisa menjangkau taman ini baik dengan mengendarai mobil maupun sepeda motor.

Area alun-alun ini sering menjadi lokasi olahraga santai masyarakat setempat. Di sini jadi tempat berkumpul dan berolahraga masyarakat dari segala usia. Pepohonan yang tertata rapi semakin menambah kenyamanan. Udara di sini terasa sangat sejuk. Bahkan, di siang hari sekalipun. Makanya, tak  heran nanti kamu betah berolahraga di sini.

Penerangan di taman ini juga memadai. Bahkan, pesona sesungguhnya dari taman ini baru muncul di malam hari. Di dekat alun-alun, terdapat kanopi raksasa  berbahan bambu yang akan menyala di malam hari. Pastinya, pemandangan taman yang bermandikan cahaya lampu ini sangat cantik.

Di Taman Blambangan, ada banyak kegiatan seru yang bisa dilakukan. Kamu bisa olahraga lari pagi atau jogging di sore hari. Jogging track yang ada di taman ini sangatlah luas. Kamu bisa berlari santai mengitari taman yang rindang. Fasilitas lapangan basket dan area skateboarding juga tersedia. Ada juga beberapa fasilitas fitness sederhana.

Di tengah-tengah taman adalah hamparan hijau yang luas. Lapangan ini biasanya digunakan sebagai lokasi upacara bendera 17 Agustus. Di hari-hari biasa, lapangan tersebut jadi lokasi bersantai para warga. Ada yang bermain badminton, sepakbola, futsal, atau bahkan berpiknik ria.

Di bagian ujung terdapat bangunan tugu yang terlihat sangat keren di malam hari. Kamu bisa berteduh di gazebo yang cukup luas jika terjebak hujan. Setelah lelah berolahraga, ada sentra kuliner yang bisa kamu kunjungi. Fasilitas toilet yang ada di sini juga cukup terjaga kebersihannya.

3. Pantai Cacalan

Pantai Cacalan, Banyuwangi (kredit image: instagram.com/nanawarsita/)
LokasiLingkungan Sukowidi, Klatak, Kec. Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Cek di Google Maps)
Jam bukaSelasa – Jumat, 07:00 – 22:00
Sabtu, 06:00 – 23:00
Minggu, 06:00 – 22:00
Senin, tutup
Harga tiket masuk (HTM)Rp5.000/orang
Rating ulasan4.3/5 dari 4.150 ulasan Google
Rute menuju tempat wisata dari Banyuwangi10 menit (5.1 km) via Jl. Nasional III
Objek wisata menarik di sekitar tempat wisataPemandangan sunrise, pemandangan Pulau Bali, taman hijau, spot berfoto, camping ground, live music, toko souvenir

Dengan julukan Sunrise of Java, sudah pasti Banyuwangi punya banyak sekali sunrise spot. Salah satunya yang paling populer adalah Pantai Cacalan. Pantai yang berlokasi di ujung Timur Banyuwangi ini memang dikenal dengan pemandangan sunrise yang cantik. Baik sepeda motor maupun mobil bisa mengakses lokasi wisata ini dengan mudah.

Selain jadi spot menyaksikan sunrise, Pantai Cacalan juga terkenal dengan keindahan alamnya. Kamu akan langsung disambut dengan hamparan pasir pantai halus berwarna hitam. Ombak laut di pantai ini kecil dan membuatnya aman untuk kegiatan berenang. Baik orang dewasa maupun anak-anak bisa berenang dengan aman.

Di dekat pantai juga terdapat berbagai spot berfoto dengan pemandangan laut lepas. Kamu juga bisa menyaksikan pulau Bali dari kejauhan. Menyusuri pantai sambil menunggang kuda bersama pasangan akan terasa sangat romantis. Di beberapa titik, terdapat fasilitas bersantai seperti sunbed lengkap dengan payung parasol. Fasilitas toilet, kantin, dan mushola tersedia. Kamu juga bisa belanja di toko souvenir.

Mengunjungi pantai di siang hari? Tak perlu khawatir gerah. Di dekat pantai terdapat taman kecil yang sangat asri. Di sini, kamu bisa duduk santai bersama keluarga sambil menyantap aneka makanan. Pastinya, es kelapa muda yang disajikan langsung dari tempurungnya harus kamu coba.

Di dekatnya, terdapat kolam yang sangat luas dan hijau. Siapa sangka, kolam tersebut dulunya adalah rawa-rawa. Kamu bisa menaiki perahu kano dan menyusuri kolam. Di dekat kolam dan di beberapa spot juga terdapat gazebo untuk bersantai.

Kamu bisa menyeberangi kolam dengan menggunakan jembatan kayu untuk sampai ke area camping ground. Di taman ini juga terdapat rumah burung dara lengkap dengan penghuninya yang jinak. Pepohonan, rumput hijau, dan aneka tanaman bunga membuatmu sedang tidak berada di pantai. Tak heran, pantai ini bakal dipenuhi pengunjung di waktu akhir pekan.  

4. Hutan De Djawatan

Hutan De Djawatan, Banyuwangi (kredit foto: instagram.com/henysz/)
LokasiPurwosari, Benculuk, Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Cek di Google Maps)
Jam bukaSelasa – Minggu, 08:00 – 17:00
Senin, Tutup
Harga tiket masuk (HTM)Rp5.000/orang
Rating ulasan4,5/5.0 – 2,883 ulasan Google
Rute menuju tempat wisata dari Banyuwangi39 menit (31.5 km) via Jl. Nasional III dan Jl. Jember-Banyuwangi
Objek wisata menarik di sekitar tempat wisataATV, horse riding, delman

Penggemar film LoTR, pastinya familier dengan Hutan Fangorn. Nah, hutan fantasi versi nyata ini bisa kamu temukan tak jauh dari pusat Kota Banyuwangi. Hutan De Djawatan adalah kawasan taman kota yang sangat asri. Kamu bisa menjangkau lokasi wisata ini dengan transportasi apa pun.

Memasuki kawasan Hutan De Djawatan serasa sedang berada di tengah pegunungan. Hiruk-pikuk lalu lintas sama sekali tak terdengar di sini. Ratusan pohon trembesi berusia ratusan tahun tumbuh dengan subur di sini. Cabang-cabang dari pohon asal Amerika Selatan ini membentang lebar membentuk kanopi. Tanaman-tanaman seperti lumut, rumput, dan aneka tanaman tropis lainnya juga menambah keasrian. Berjalan-jalan mengitari hutan ini di siang hari sekalipun akan terasa sangat sejuk.

Selain berjalan kaki, kamu juga bisa mengendarai ATV. Selain itu, lokasi wisata ini juga menawarkan fasilitas delman. Akan terasa lebih seru lagi jika kamu menunggangi kuda untuk memperkuat imajinasimu. Ketiga fasilitas ini bisa kamu nikmati dengan membayar Rp50.000.

Hutan kota ini akan sangat ramai di akhir pekan. Lebih baik, datanglah di saat weekday. Dengan begitu, kamu bisa lebih menikmati ketenangan yang disajikan di sini. Pagi dan sore hari jadi waktu terbaik jika kamu ingin dapat hasil foto yang berkesan.

Kamu bisa memanjat rumah pohon untuk mendapatkan angle panorama hutan yang lebih baik. Selain itu, beberapa spot juga sangat ideal untuk dijadikan lokasi camping. Ada sejumlah gazebo yang bisa kamu pakai untuk beristirahat. Fasilitas lainnya meliputi toilet, mushola, food court, dan warung kopi. Tak jauh dari area hutan, terdapat sawah hijau yang tak kalah seru untuk ditelusuri.

5. Bumi Perkemahan Paltuding

Bumi Perkemahan Paltuding, Banyuwangi (kredit foto: Irene Susianto)
LokasiCurah Macan, Tamansari, Kec. Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Cek di Google Maps)
Jam bukaSenin – Minggu, 24 Jam
Harga tiket masuk (HTM)Rp5.000/orang
Rating ulasan4,4/5.0 – 1,938 ulasan Google
Rute menuju tempat wisata dari Banyuwangi57 menit (31.4 km) lewat Jl. Kawah Ijen
Objek wisata menarik di sekitar tempat wisataPemandangan Gunung Ijen, jalur pendakian Gunung Ijen

Nama buper Paltuding pastinya tak asing di telingamu. Bumi perkemahan ini memang menjadi tempat camping di Banyuwangi favorit bagi para pendaki dan campers. Terlebih, untuk kamu yang ingin menyaksikan pemandangan blue fire yang legendaris di Gunung Ijen.

Kenapa berwisata ke Buper Paltuding?

Alasan pertama, bumi perkemahan ini sangat mudah dijangkau. Lokasinya sangat strategis dan dekat dengan jalan utama. Kamu bisa mencapai buper ini baik dengan mengendarai sepeda motor maupun mobil. Di sini, kamu sudah bisa merasakan kesejukan hawa khas Gunung Ijen.

Pemandangan Gunung Ijen yang perkasa terlihat cukup jelas dari sini. Di sekitar area camping ditanami dengan deretan pohon yang menambah keasrian. Kamu juga bisa memarkirkan mobilmu di area  campground. Jadi, sangat cocok untuk penggemar campervan.

Dari segi fasilitas, bumi perkemahan ini sangat memadai. Deretan warung di dekat camping ground menawarkan aneka hidangan lezat. Mulai dari mie instan, bakso, kopi, dan lain sebagainya. Menu makanan dan minuman tersebut dijamin bisa menghangatkan tubuhmu.

Untuk kamu yang ingin mendaki, sejumlah warung juga menjual peralatan hiking. Selain itu, tersedia juga persewaan tenda dengan kisaran harga Rp200.000. Fasilitas toilet bisa kamu akses dengan membayar Rp2.000 saja per orang.

Selagi camping, ada banyak kegiatan seru yang bisa dilakukan. Kalau kamu datang dengan keluarga besar, bisa mengadakan mini games yang seru. Kelompok touring juga tak jarang membawa speaker dan menyetel aneka musik. Sehingga, suasana pun jadi terasa lebih meriah. Kamu juga bisa menyalakan api unggun untuk mengusir hawa dingin. Dari semua tempat camping di Banyuwangi, buper Paltuding adalah yang terbaik.

6. Teluk Hijau

Teluk Hijau, Banyuwangi (kredit foto: instagram.com/yukbanyuwangi/)
LokasiDusun Krajan, Sarongan, Kec. Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Cek di Google Maps)
Jam bukaRabu – Minggu, 08:00 – 16:00 WIB
Senin – Selasa, Tutup
Harga tiket masuk (HTM)Rp5.000/orang (weekday)
Rp7.500/orang (weekend)
Rating ulasan4,7/5.0 – 1,884 ulasan Google
Rute menuju tempat wisata dari Banyuwangi2 jam 10 menit (83.9 km) lewat Jl. Nasional III
Objek wisata menarik di sekitar tempat wisataMemancing, snorkeling, wisata air terjun, spot foto alami instagramable

Teluk Hijau juga jadi salah satu lokasi wisata terbaik di Banyuwangi. Teluk yang juga populer dengan sebutan Green Bay ini memang terlihat sangat asri. Tak seperti pantai pada umumnya, warna air laut di teluk ini berwarna hijau pualam. Ini dikarenakan tumbuhnya ganggang hijau yang menempel di dasar lautan. Ditambah lagi, teluk ini juga menjadi habitat bagi ribuan hutan tadah hujan.

Hutan tersebut menjadi habitat bagi ratusan spesies hewan. Salah satunya yang paling sering terlihat adalah koloni monyet liar. Monyet-monyet ini lumayan jahil. Karena, mereka suka mengambil barang-barang bawaan wisatawan yang teledor. Jadi, kamu wajib jaga baik-baik barang-barang bawaanmu. Jangan pula memberikan makanan pada monyet-monyet ini. Dikhawatirkan, mereka nanti akan terbiasa meminta makanan pada wisatawan.

Teluk Hijau memang jadi salah satu bagian dari Taman Nasional Meru Betiri. Makanya, tak heran kelestarian teluk ini sungguh dijaga baik-baik. Kamu boleh saja camping di sini. Tapi, tetap harus meminta izin dulu kepada petugas. Karena, di lokasi ini memang sebenarnya tidak diperuntukkan untuk kegiatan berkemah.

Tapi, ada banyak sekali kegiatan seru lainnya yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah berjemur dan memancing ikan. Sayangnya, di sini bukan tempat yang aman untuk berenang. Karena, ombak di sini lumayan besar. Belum lagi, ditambah adanya risiko ombak arus bawah. Menyusuri pantai juga mengasyikkan. Kamu bisa menemukan air terjun yang sangat indah.

Karena lokasinya yang terpencil, mencapai Green Bay memang butuh perjuangan lebih. Kamu bisa saja memilih jalur darat. Bersiaplah untuk melakukan trekking sejauh 3 kilometer menembus medan yang sulit. Yang jelas, rasa lelahmu akan langsung terbayar begitu sampai di pantai ini. Atau, kamu bisa pilih jalur laut yang lebih praktis. Untuk jalur laut, kamu bisa sewa perahu dari Teluk Rajekwesi ke Green Bay ini dengan kisaran harga Rp25.000 – Rp35.000.

7. Pantai Mustika

Pantai Mustika, Banyuwangi (kredit foto: instagram.com/bwi.story/)
LokasiJl. Raya Pelabuhan Pancer, Dusun Pancer, Pantaimustika, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Cek di Google Maps)
Jam bukaSelasa – Minggu, 24 Jam Senin, Tutup
Harga tiket masuk (HTM)Rp5.000/orang (weekday) Rp7.500/orang (weekend)
Rating ulasan4,4/5.0 – 1,648 ulasan Google
Rute menuju tempat wisata dari Banyuwangi1 jam 45 menit (71.9 km) via Jl. Nasional III
Objek wisata menarik di sekitar tempat wisataMemancing, sunbathing, wisata kuliner seafood

Sedang berwisata di Pantai Pulau Merah? Kamu bisa sekaligus berkunjung ke Pantai Mustika. Dibandingkan Pantai Pulau Merah, Pantai Mustika cenderung lebih sepi. Jadi, sangat cocok jika kamu ingin berwisata demi mencari ketenangan. Dari Pantai Pulau Merah, kamu hanya perlu berkendara ke arah Barat saja. Tapi, rute yang harus dilewati memang kurang ideal. Jadi, kamu harus berhati-hati.

Pesona pantai ini juga tak kalah cantik. Kamu bisa lebih menikmati suara deburan ombak yang pecah di bibir pantai. Hamparan pasir di sini juga berwarna putih dan sangat halus. Di kejauhan, terlihat Gunung Tumpang Pitu dan pulau ikonis. Tidak perlu khawatir kepanasan. Karena, di pantai ini juga terdapat pepohonan hijau yang sangat rimbun.

Kamu bisa berfoto-foto di spot berfoto yang sudah disediakan. Atau, kamu juga bisa bersantai di gazebo yang sudah disediakan. Ada sejumlah warung makanan yang menawarkan aneka hidangan seafood. Pantai ini berlokasi cukup dekat dengan lokasi pelelangan ikan.

Jadi, bisa dipastikan hidangan seafood di sini menggunakan ikan laut yang sangat segar. Atau, kamu juga bisa memancing ikan sendiri di laut pantai ini. Selain warung makan, fasilitas lainnya yang tersedia di sini adalah toilet dan mushola. Untuk menggunakan toilet, kamu hanya perlu bayar sekitar Rp2.000 saja.

8. Bangsring Underwater

Bangsring Underwater, Banyuwangi (kredit foto: instagram.com/indonesia_travelmate/)
LokasiJl. Situbondo – Banyuwangi, Bangsring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Cek di Google Maps)
Jam bukaSenin – Minggu, 07:00 – 18:00
Harga tiket masuk (HTM)Rp5,000/orang
Rating ulasan4,6/5.0 – 1,633 ulasan Google
Rute menuju tempat wisata dari Banyuwangi36 menit (22.8 km) via Jl. Nasional III dan Jl. Raya Pantura
Objek wisata menarik di sekitar tempat wisataSnorkeling, Villa, Berlayar ke  Pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan, Rumah Apung, diving, jet ski, Banana Bot, Kano Padle, wisata hutan mangrove, klinik hiu, marine education, fish apartment

Bangsring Underwater jadi lokasi wisata pantai terbaik di Banyuwangi untuk keluarga. Di sini, ada banyak sekali wahana wisata menarik yang menarik untuk dieksplorasi. Lokasi tempat wisata berada di barisan garis pantai utara Banyuwangi. Pantai di sini memiliki pasir berwarna cokelat yang sangat halus. Selain itu, ombak di laut ini juga sangat jinak. Sehingga, sangat aman jika kamu ingin bermain air bersama si kecil.

Selain itu, ada banyak sekali kegiatan seru yang bisa dilakukan di Bangsring Underwater. Kamu bisa pergi ke Rumah Apung via perahu cukup dengan membayar Rp5.000 saja. Rumah Apung sebenarnya adalah lokasi budidaya ikan-ikan laut. Di sini juga jadi snorkeling spot dan diving bagi para wisatawan. Kamu bisa menyaksikan keanekaragaman biota laut. Mulai dari ikan yang berwarna-warni dan pastinya terumbu karang yang cantik.

Di Rumah Apung ini terdapat 8 buah keramba. Di dalamnya, ikan-ikan penghuni terumbu karang dirawat dengan sangat baik. Kamu bahkan bisa menyaksikan ikan hiu yang berenang-renang di dalam salah satu keramba. Selain itu, di sini juga punya tempat budidaya terumbu karang. Ini ditujukan supaya terumbu karang dan ekosistem laut di sini tetap terjaga. Keren, kan? Kamu tidak harus membawa perlengkapan diving. Di sini menyediakan persewaan perlengkapan snorkeling dan diving dengan harga terjangkau.

Selain ke Rumah Apung, kamu juga bisa menyewa perahu ke Pulau Menjangan. Di pulau tersebut, kamu bisa menikmati pemandangan alam bawah laut yang tak kalah menarik. Oh ya, di Bangsring Underwater ini juga menyediakan fasilitas banana boat dan perahu canoe. Kamu bahkan bisa memacu adrenalin dengan mengendarai jet ski.

Fasilitas homestay juga tersedia jika kamu ingin menginap. Bangunan homestay tersebut berlokasi sangat dekat dengan kantin. Selain itu, tersedia juga toko yang menjual aneka souvenir. Lumayan, kamu bisa membeli oleh-oleh untuk teman-teman atau keluarga.

9. Pemandian Taman Suruh

Pemandian Taman Suruh, Banyuwangi (kredit foto: instagram.com/ansori.banyuwangi/)
LokasiJl. Perkebunan Kalibendo, Taman Suruh, Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Cek di Google Maps)
Jam bukaDitutup sementara
Harga tiket masuk (HTM)Rp10.000/orang
Rating ulasan4,3/5.0 – 1,168 ulasan  Google
Rute menuju tempat wisata dari Banyuwangi18 min (10.1 km) via Jl. Kemiren
Objek wisata menarik di sekitar tempat wisataKolam pemandian, toko souvenir, waterboom, outbond, Agrowisata Taman Suruh

Bosan dengan pantai? Kamu bisa segarkan tubuh dan pikiran di Pemandian Taman Suruh. Pemandian ini adalah salah satu obyek wisata keluarga yang paling populer. Lokasinya berada di lereng Gunung Ijen. Sehingga, udaranya pun sangatlah sejuk dan menyegarkan.

Memasuki area wisata, kamu langsung disambut dengan taman dan pepohonan rindang. Nuansa khas pegunungan di sini juga sangat terasa. Tempat wisata ini dikelilingi oleh area persawahan warga. Di beberapa titik, terdapat kolam ikan yang menambah keasrian.

Area pemandian berupa kolam renang yang sangat luas dengan kedalaman berbeda. Sehingga, kamu pun bisa membawa serta anak-anak bermain air di sini. Air kolam sangatlah jernih dan pastinya sangat menggodamu untuk segera berenang. Yang unik adalah, air kolam di pemandian ini dialirkan langsung dari mata air di Gunung Ijen. Sehingga, tidak terdapat kandungan kaporit maupun zat kimia lainnya.

Adanya fasilitas perosotan waterboom juga wajib dicoba!  Tak heran, kolam pemandian ini jadi wahana utama yang menarik minat wisatawan dari berbagai usia. Bisa dibayangkan seramai apa kolam ini saat weekend. Supaya kamu bisa lebih menikmati kesegaran air pemandian ini, lebih baik datanglah saat weekdays. Jadi, kamu dan si kecil bisa berenang sepuasnya.

Setelah puas berenang, jangan langsung pulang! Kamu bisa mengeksplorasi taman di wisata pemandian ini. Taman di Pemandian Taman Suruh ini sangatlah terawat. Terdapat sejumlah gazebo di beberapa titik untuk beristirahat. Fasilitas yang ditawarkan juga sangat lengkap. Mulai dari toilet, ruang bilas dan kamar ganti, dan mushola. Kamu juga bisa menikmati aneka hidangan lezat di foodcourt yang tersedia. Anak-anak juga bisa bermain di area outbond sepuasnya.

Akses jalan ke Pemandian Taman Suruh ini sangat mudah. Walaupun belum berwujud aspal halus, medan masih relatif sangat nyaman. Sehingga, baik pengendara mobil maupun sepeda motor bisa mencapai pemandian ini dengan mudah.

10. Taman Nasional Alas Purwo

Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi (kredit foto: instagram.com/kfajarwianti/)
LokasiJl. Brawijaya No.20, Kebalenan, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Cek di Google Maps)
Jam bukaSenin – Kamis, 07:30 – 16:00 Jumat, 07:30 – 16:30 Sabtu – Minggu, Tutup
Harga tiket masuk (HTM)Rp5.000/orang (Umum)
Rp5.000/orang (Pelajar/Mahasiswa WNI pengamatan kehidupan liar)
Rp10.000/orang (Pengunjung umum pengamatan hidupan liar)
Rating ulasan4,5/5.0 – 1,133 ulasan Google
Rute menuju tempat wisata dari Banyuwangi6 min (3.1 km) via Jl. Nasional III dan Jl. Brawijaya
Objek wisata menarik di sekitar tempat wisataPura Luhur Giri Salaka, Candi Bentar, Situs Kawitan, Savana Sadengan, Hutan Mangrove Bedul, Pantai Plengkung, Pantai Trianggulasi, Pantai Pancur, camping ground, Pantai Cungur, Hutan Bambu, Goa Mayangkoro, Goa Jepang, Goa Istana, Goa Padepokan, Goa Gajah, Goa Haji, Goa Basori, Goa Lowo, Makam 7 Meter

Nama Taman Nasional Alas Purwo pastinya tak terdengar asing di telingamu. Taman nasional ini mencakup seluruh area hutan Alas Purwo.  Hutan lebat ini konon merupakan hutan tertua di Jawa Timur. Kisah-kisah mistis juga banyak berasal dari hutan wisata ini. Bahkan, konon di Alas Purwo ini merupakan kerajaan jin terbesar di Jawa.

Tapi, yang jelas taman nasional ini menjadi habitat bagi ratusan flora dan fauna khas Jawa. Kondisi alam di hutan nasional ini juga masih sangat terjaga. Kamu bisa menyaksikan aneka hewan liar langka berkeliaran dengan sangat bebas di hutan ini. Alas Purwo juga memiliki ratusan spesies tanaman langka. Terlepas dari aura angkernya, berada di Alas Purwo justru memberikan kesejukan dan ketenangan jiwa. Jauh dari hiruk-pikuk kota, kamu bisa menikmati keanekaragaman flora dan fauna yang ada di sini.

Taman Nasional Alas Purwo terbagi jadi beberapa zona. Masing-masing zona menawarkan keindahan flora dan keanekaragaman faunanya. Menjelajahi masing-masing zona pastinya tidak cukup dilakukan hanya dalam waktu sehari. Apalagi, luas dari taman nasional ini mencapai hingga 434,2 km². Tapi, paling tidak kamu harus mengunjungi 7 zona wisata di Alas Purwo berikut ini:

  • Pura Luhur Giri Salaka

Tahukah kamu bahwa ada Alas Purwo juga menyimpan situs budaya? Pura Luhur Giri Salaka didirikan di tahun 1985. Pura Hindu ini merupakan pura bersejarah yang dibangun di masa Kerajaan Majapahit. Salah satu acara keagamaan yang digelar di pura ini adalah upacara Pagerwesi. Di hari tersebut, umat Hindu dari seantero Indonesia datang ke pura ini. Perayaan Pagerwesi dirayakan setiap 210 hari sekali.

  • Candi Bentar

Di dekat pura, terdapat sebuah candi Hindu bernama Candi Bentar. Kamu akan menemukan candi ini sebelum sampai ke kawasan pura. Candi ini terbuat dari komponen batu bata yang tersusun rapi. Pura dan candi ini dikelilingi oleh pepohonan yang rindang nan menjulang. Koloni monyet liar juga bisa terlihat. Sehingga, memunculkan kesan harmonis antara peradaban manusia dengan alam. Tidak ada kesan mistis nan menyeramkan di sini. Sebaliknya, justru kamu akan merasakan ketenangan.

  • Situs Kawitan

Situs Kawitan juga ada di satu area dengan Pura Giri Salaka dan Candi Bentar. Situs ini terdiri dari susunan batu bata yang tertata rapi. Tumpukan batu tersebut diperkirakan merupakan bahan untuk membangun candi-candi yang ada di Jawa. Walaupun terlihat sangat sederhana, situs ini dipercaya memiliki nilai mistis. Jangan pernah memindahkan batu bata yang ada di situs ini. Konon, siapapun yang melakukan hal tersebut akan mengalami musibah.

Hal ini kabarnya berasal dari pengalaman masyarakat setempat sendiri. Setelah area Alas Purwo dibuka oleh Perhutani, masyarakat setempat menggunakan bebatuan bata tersebut sebagai alas tungku. Anehnya, tak lama kemudian mereka tiba-tiba dirundung musibah atau sakit.

  • Savana Sadengan

Di Taman Nasional Alas Purwo, kamu bisa menikmati pemandangan hutan savana. Hutan ini terdiri dari hamparan padang rumput yang sangat luas. Di musim panas, rerumputan tersebut akan berubah warna menjadi kekuningan. Di musim hujan, warna padang rumput tersebut menjadi sangat hijau dan menyejukkan mata.

Tak hanya itu, kamu juga bisa melihat beraneka satwa liar yang hidup di sana. Salah satunya, adalah banteng Jawa. Satwa liar ini sudah termasuk ke dalam jenis satwa yang sangat langka dan dilindungi kelestariannya. Savana Sadengan merupakan benteng terakhir yang menaungi banteng ini. Selain banteng Jawa, sasvana ini juga jadi habitat dari babi hutan, burung merak dan rusa.

Waktu terbaik untuk datang ke Savana Sedengan adalah sekitar 06:00 – 09:00 di pagi hari. Selain itu, di sore hari mulai pukul 15:30 – 17:00 juga jadi saat yang tepat. Di jam-jam itulah penghuni savana ini sangat aktif.

  • Hutan Mangrove Bedul

Zona lainnya di Alas Purwo yang bisa dikunjungi adalah Hutan Mangrove Bedul. Hutan pohon bakau ini berada di sepanjang aliran sungai Segara Anak. Fungsinya, tak lain adalah untuk menahan ombak penyebab erosi dari laut.

Kamu bisa menyewa perahu dan mengelilingi area hutan mangrove ini. Pohon-pohon mangrove tumbuh sangat subur dan lebat. Kamu serasa sedang berlayar di tengah-tengah Hutan Amazon. Hutan mangrove ini menjadi habitat dari berbagai macam satwa. Ikan bedul, ikan glodok, dan keptiing uca berhabitat di sini. Untuk kamu yang gemar memancing, jangan lupa bawa perlengkapan memancingmu. Di sini, kamu tak akan kesulitan dalam memancing ikan bedul.

Selain itu, hutan bakau seluas 2.300 hektar ini juga jadi habitat satwa lainnya. Kalau beruntung, kamu bahkan bisa melihat berbagai satwa burung yang bermigrasi dari Australia. Misalnya: burung trinil semak (Tringa Glareola), burung cekakak suci (Halycon chloris), dan trinil pantai (Actitis hypoleucos).

  • Pantai Plengkung

Pantai Plengkung adalah salah satu pantai di Taman Nasional Alas Purwo yang paling populer. Daya tarik utama yang dimiliki pantai ini adalah ombaknya yang sangat menantang. Ombak setinggi hingga 5 meter bisa kamu dapatkan di sini. Bahkan, ombak tersebut kerapkali membentuk terowongan yang sangat disukai peselancar. Tak mengherankan, banyak peselancar dari dalam maupun luar negeri yang tergoda untuk menaklukkan ombak di pantai ini. Bentuk pantai yang melengkung seperti huruf G juga jadi ciri khas tersendiri. Kalangan peselancar menyematkan sebutan “G-Land” untuk pantai ini.

  • Camping Ground

Alas Purwo memberikan kesan yang berbeda saat malam hari tiba. Kamu bisa merasakan nuansa ketenangan yang sangat damai saat camping di kawasan wisata ini. Tidak perlu bingung menemukan lokasi untuk mendirikan tenda. Karena, pihak pengelola sudah menyediakan camping ground untukmu. Camping ground ini berlokasi tak jauh dari Pantai Pancur. Lokasinya sangatlah ideal bagi kamu yang ingin berburu pemandangan sunset. Kamu juga bisa menyalakan api unggun dan bercengkrama bersama keluarga atau teman-teman. Jangan lupa untuk tidak terlalu berlebihan dalam bersikap dan jangan meninggalkan sampah setelah camping.

Ternyata, ada banyak pesona menarik dari Banyuwangi ya? Mulai dari pantai, pemandangan gunung, hingga taman wisata keluarga. Banyuwangi sangat cocok dijadikan sebagai tempat wisata alternatif selain Pulau Bali.

Tinggalkan komentar